Kamis, 01 Mei 2014

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Truk Saat Jajal Motor Baru


ShutterstockIlustrasi kecelakaan lalu lintas

 Seorang ibu beserta anaknya tewas mengenaskan setelah terlindas truk di Jalan Magelang - Yogyakarta, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Kamis (1/5/2014). 
Keduanya adalah Daryati (36) dan Rasya (7), warga Dusun Tambakan, Desa Sedayu, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Sementara, Vicky, bocah balita putra korban selamat dalam kecelakaan itu.

Arif (40), salah seorang saksi mata menceritakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Saat itu dirinya sedang bertugas di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Muntilan atau tepat di depan tempat kejadian.

Tiba-tiba ia mendengar teriakan seseorang dari arah luar. Saat dia mengecek asal suara itu, sudah ada banyak orang berkerumun di tepi jalan yang sedang menolong seorang wanita muda dan anak kecil.

"Awalnya saya mengira ada penjambretan, ternyata orang kecelakaan. Saya lihat orang-orang itu menggotong wanita dan anak kecil yang sudah bersimbah darah di bagian kepalanya," kata Arif.

Arif sendiri tidak tahu persis kronologi kejadian itu. Namun ada salah satu rekannya yang sempat menggendong balita yang sebelumnya digendong oleh korban.

“Kami sempat menolong bocah itu. Dia selamat hanya luka lecet di keningnya. Namun ibunya dan (mungkin) kakaknya meninggal dan dilarikan ke RSUD Muntilan," ucapnya.

Sesaat setelah kejadian sejumlah polisi dari Polsek Muntilan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil sementara, menurut Kapolsek Muntilan AKP Gede Mahardika, kejadian bermula saat Daryati dan kedua anaknya sedang berboncengan menggunakan sepeda motor matik Suzuki Nex yang masih baru dan belum berplat nomor dari arah simpang Sayangan.

"Setelah motor melaju tidak jauh dari persimpangan, tepatnya di depan markas PMI Muntilan, sepeda motor yang dikendarai korban diduga tersenggol truk tanpa muatan. Sepeda motor oleh ke kanan dan kepala dua korban terlindas ban belakang truk," urai Gede.

Dijelaskan Gede, truk Mercedes Benz bernomor polisi AA 1623 NB itu diketahui dikemudikan oleh Hendro Suseno (60), warga Dusun Sikepan, Desa Bringin, Kecamatan Srumbung. Kedua kendaraan melaju dari arah yang sama.

"Saat kejadian korban pakai helm, tapi karena mungkin tidak dikaitkan sehingga helm terlepas,” ujar Gede.

Saat ini, pihaknya sudah mengamankan truk dan sopir di Mapolsek Muntilan. Sopir truk, Endro Suseno (60) mengaku tidak melihat arah sepeda motor sebelum kejadian naas itu. Dia juga mengaku menjalankan truknya dengan pelan. Rencananya, dia akan mengambil tembakau di daerah Tempel, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.  

“Saya tidak tahu kenapa bisa terjadi (kecelakaan), saya sudah berjalan pelan dan lurus," ucapnya singkat.

Sumber : http://regional.kompas.com/

0 comments:

Posting Komentar